Kota Tasik Ketikone — Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd. Diky Candra Negara, menghadiri kegiatan haul almarhum KH Bustomi yang digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, kawasan Awipari, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya. Kegiatan ini berlangsung khidmat dengan dihadiri para tokoh agama, santri, serta masyarakat sekitar yang turut mendoakan dan mengenang jasa-jasa almarhum.
Dalam kesempatan tersebut, turut hadir Ketua DPRD Kota Tasikmalaya H. Aslim, S.H., serta Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya H. Wahid, S.Pd. Kehadiran unsur pimpinan daerah ini menjadi bentuk penghormatan sekaligus dukungan terhadap kegiatan keagamaan yang memiliki nilai historis dan spiritual bagi masyarakat.
Haul KH Bustomi menjadi momentum penting dalam mempererat ukhuwah Islamiyah serta meneladani perjuangan dan dedikasi almarhum dalam menyebarkan ajaran Islam. Dalam suasana penuh kekhusyukan, para jamaah mengikuti rangkaian kegiatan yang diisi dengan pembacaan doa, tahlil, serta tausiyah yang mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai keimanan dan ketakwaan.
Baca juga:Komeng Datang, Diky: Harapan Mengalir di Tengah Bencana Kota Tasik
Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd. Diky Candra Negara, menyampaikan bahwa kegiatan haul tidak hanya sebagai ajang mengenang sosok ulama, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat kebersamaan dan meningkatkan kualitas spiritual masyarakat. Ia berharap nilai-nilai perjuangan KH Bustomi dapat terus diwariskan kepada generasi penerus, khususnya para santri di Pondok Pesantren Bahrul Ulum. “Katanya
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah daerah dengan para ulama dan masyarakat. Sinergi yang terjalin diharapkan mampu mendukung pembangunan Kota Tasikmalaya yang religius, harmonis, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman.
Dengan berlangsungnya haul ini, diharapkan semangat kebersamaan serta kecintaan terhadap ulama terus tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya menjaga tradisi keagamaan sebagai bagian dari identitas Kota Tasikmalaya. Minggu malam 29 Maret 2026.
Reporter: Dit




