Beranda Birokrasi Ekonomi Tangguh, Masyarakat Sejahtera, Strategi TPID Tasikmalaya Hadapi Ramadan

Ekonomi Tangguh, Masyarakat Sejahtera, Strategi TPID Tasikmalaya Hadapi Ramadan

132
0
Poto Prokopim: Bupati Tasikmalaya Dr Cecep Nurul Yakin bersama Wakil Bupati Asep Sopari Al Ayubi

Tasikmalaya Ketikone – Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan dan Idulfitri 1447 Η, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menggelar High Level Meeting Pengendalian Inflasi pada tanggal 3 Februari 2026. Kegiatan ini merupakan upaya strategis pemerintah daerah untuk memperkuat koordinasi antar lembaga dalam menjaga stabilitas pasokan pangan dan mengantisipasi potensi lonjakan harga yang kerap terjadi menjelang momen-momen penting keagamaan.

High Level Meeting ini dihadiri langsung oleh Buoati Tasikmakaya Dr Cecep Nurul Yakin dan Wakil Bupati H. Asep Sopari Al-Ayubi, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tasikmalaya, serta seluruh pimpinan OPD terkait, pelaku pasar, dan berbagai stakeholder strategis.

Pertemuan ini menjadi ajang koordinasi intensif untuk menyampaikan laporan terkini terkait kondisi perekonomian, distribusi pangan, hingga dinamika harga di pasar tradisional maupun modern di wilayah Kabupaten Tasikmalaya dan Priangan Timur.

Baca juga:Wabup Tasikmalaya Asep Sopari, Penanaman Pohon, Perkuat Mitigasi Bencana dan Lingkungan Hijau

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Tasikmalaya menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi lintas sektor. “Stabilitas harga pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab satu pihak, tetapi harus menjadi perhatian bersama. Melalui TPID, kita bisa memantau pasokan, mengantisipasi lonjakan harga, dan memastikan masyarakat tetap mendapat kebutuhan pokok dengan harga yang wajar,” ujar Bupati.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tasikmalaya menambahkan bahwa pengendalian inflasi tidak hanya berdampak pada stabilitas ekonomi, tetapi juga memengaruhi daya beli masyarakat dan kesejahteraan sosial. Laporan data harga komoditas pangan strategis, tren inflasi, serta proyeksi permintaan selama Ramadan dan Idulfitri menjadi bahan diskusi penting bagi semua pihak.

Pertemuan ini juga membuka kesempatan bagi para pelaku pasar dan distributor untuk menyampaikan kendala dalam distribusi pangan, sehingga pemerintah daerah dapat merumuskan langkah cepat dalam penyediaan stok bahan pokok. Beberapa strategi yang dibahas antara lain penambahan cadangan stok pangan strategis, pemantauan harga di pasar tradisional dan modern, serta koordinasi logistik antar kecamatan.

Baca juga:Arah Pembangunan Tasikmalaya 2027 Dibahas, Bupati Cecep Buka Forum Publik

Dengan adanya High Level Meeting ini, TPID Kabupaten Tasikmalaya berharap tercipta koordinasi yang lebih kuat antar lembaga, pemantauan yang lebih efektif terhadap pasokan pangan, dan strategi pengendalian harga yang tepat. Semua upaya ini ditujukan untuk menciptakan ekonomi yang tangguh, harga pangan yang stabil, dan masyarakat yang sejahtera, terutama menjelang bulan Ramadan dan perayaan Idulfitri yang menjadi momen penting bagi masyarakat Kabupaten Tasikmalaya.

Kegiatan High Level Meeting ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya untuk mengedepankan kolaborasi, transparansi, dan respons cepat dalam menghadapi dinamika ekonomi, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kemampuan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan kesejahteraan warga.

Reporter: Dit

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini