Beranda Birokrasi Tiga Isu Krusial Mengemuka di Reses Dede S.IP: Dari APBD 2026 hingga...

Tiga Isu Krusial Mengemuka di Reses Dede S.IP: Dari APBD 2026 hingga Permukiman Kumuh

229
0
Poto: Anggota DPRD Kota Tasikmalaya Dede S.IP giat Reses Bersama Warga Rancahaur Tamanjaya

Kota Tasik Ketikone – Anggota DPRD Kota Tasikmalaya dari Fraksi PKS yang juga duduk di Komisi I, Dede S.IP, melaksanakan kegiatan Reses bersama warga Kampung Rancahaur RT 02 RW 11, Kelurahan Tamanjaya, Kecamatan Tamansari, pada Selasa (02/12/2025).

Kehadiran Dede disambut antusias oleh warga yang memanfaatkan momentum ini untuk menyampaikan beragam aspirasi dan permasalahan yang mereka hadapi sehari-hari.

Dalam reses tersebut, sedikitnya tiga isu utama menjadi fokus pembahasan. Pertama, mengenai Peraturan Daerah tentang APBD 2026. Dede menjelaskan bahwa pembahasan APBD bukan hanya soal anggaran, tetapi memastikan setiap program yang direncanakan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.

Baca juga:Ahmad Bajuri Hadiri Rakercab, Demokrat Tasik Siapkan Strategi, Target Politik Dibidik

Dede S.IP menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan alokasi yang lebih tepat sasaran, terutama di wilayah yang masih membutuhkan perhatian lebih seperti Tamanjaya dan sekitarnya.

Pembahasan kedua menyangkut isu kepemudaan. Warga menyoroti minimnya ruang ekspresi dan wadah pembinaan untuk generasi muda di daerah tersebut. Menanggapi hal itu, Dede menilai pentingnya mendorong program yang mampu meningkatkan kreativitas, produktivitas, serta moral para pemuda, baik melalui olahraga, pendidikan karakter, maupun peningkatan keterampilan.

Ia juga menampung usulan warga agar pemerintah menghadirkan fasilitas dan program yang bisa mengurangi kerentanan pemuda terhadap pergaulan negatif.

Isu ketiga yang turut mencuat adalah Perda tentang penanganan kawasan rumah kumuh. Warga Rancahaur menyampaikan masih adanya titik-titik pemukiman yang kondisi lingkungannya memprihatinkan.

Baca juga:Dari FGD untuk Negeri, Diky Candra Dorong Gerakan Inklusi Kota Tasikmalaya

Dede mengakui bahwa masalah ini memang membutuhkan intervensi serius dari pemerintah, baik dalam bentuk penataan lingkungan, perbaikan infrastruktur dasar, maupun edukasi kebersihan. “katanya

Dede juga berjanji akan membawa persoalan tersebut ke meja pembahasan agar bisa ditindaklanjuti melalui program-program yang lebih terarah.

Kegiatan reses ditutup dengan dialog terbuka yang berlangsung hangat. Dede S.IP menyampaikan apresiasi kepada warga atas masukan dan partisipasi aktifnya.

Dede berharap aspirasi yang terkumpul dapat menjadi bahan kuat dalam mendorong kebijakan yang lebih berpihak kepada masyarakat, sekaligus memperkuat hubungan antara wakil rakyat dan warga yang diwakilinya. “Harap Dede S.IP

Reporter:Dit

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini