Beranda Hukum & Politik Tujuh Anggota DPRD Kabupaten Bandung Hadiri Musrenbang Kecamatan Margaasih

Tujuh Anggota DPRD Kabupaten Bandung Hadiri Musrenbang Kecamatan Margaasih

286
0

Kab.Bandung Ketikone – Tujuh anggota DPRD Kabupaten Bandung yakni, H. Dadang Suryana, Fraksi PKS, H. Iyep Jamaludin, Fraksi Golkar, Hj. Aas Aisyah, Fraksi Nasdem, Angie Natesha Goenadi, Fraksi PDI P, H. Krisna Alamsah, dari Fraksi PKB, H. Aep Dedi dan H. Tedi Supriadi, dilaksanakan di Aula Kecamatan Margaasih Kabupaten Bandung (25/2/2025).

Dalam Kesempatan tersebut Camat Margaasih, Djoko Mardianto mengatakan, musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) merupakan bentuk implementasi dari masyarakat dalam proses pembangunan di tingkat Kabupaten Bandung khususnya di Kecamatan Margaasih.

Musrenbang juga untuk mengakomodir aspirasi masyarakat, maka melalui musyawarah ini kita akan membahas dan proritas pembangunan yang akan dilaksanakan di tahun 2026, untuk itu saya sangat mengpresiasi kehadiran dan partisipasi aktif seluruh pihak yang terlibat mulai dari pada para anggota dewan, Forkopimcam, dan unsur OPD yang mengatur tiap unsulan serta undangan lainnya.

Dengan adanya komitmen dan sinergitas untuk meningkatkan pembangunan yang lebih baik di Kecamatan Margaasih, dan musrenbang ini juga menjadi wadah untuk menyatukan visi dan misi dalam membangun Kecamatan Margaasih dengan memperhatikan usulan – usulan prioritas dari masyarakat disetiap desa yang sudah melalui proses musyawarah.

Hasil musyawarah ini menjadi acuan untuk memutuskan rencana pembangunan yang sesuai dengan usulan dan sesuai dengan potensi yang ada, saya berharap setelah musrenbang ini seluruh usulan yang telah di sepakati dapat segera ditindak lanjuti dengan perencanaan yang matang dan pelaksanaan yang efisien, selain dari pada itu saya juga berharap pada seuruh pihak untuk menjaga komitmen dan bekerja sama yang baik sehingga dalam pembangunan menjadi manfaat yang luas bagi kesejahteraan mayarakat.

Dan untuk pagu Kecamatan Margasih 4,9 miliar, untuk itu saya menitipkan diluar pagu untuk para anggota dewan yang hadir khususnya anggota dewan yang berada di Margaasih untuk mendorong dan mengupayakan apa yang dibutuhkan oleh masyarakat yang tidak terkaper oleh pagu anggaran melalui aspirasi dewan.

H. Dadang Suryana, mewakili tujuh anggota dewan yang hadir mengatakan, atas ridho Allah Subhannawata’alla kita bisa hadir, Musrenbang yang diselenggarakan pada hari ini bisa berjalan dengan baik serta menghasilkan pokok – pokok pikiran yang menghasilkan program – program kegiatan pembangunan yang betul – betul dapat dilaksanakan dan dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat.

Perencanaan pembangunan merupakan salah satu unsur penting dari penyelenggaraan penerintahan yang harus betul – betul mendapat perhatian, karena keberhasilan satu tujuan sangat tergantung kepada baik atau tidak baiknya perencanaan yang di buat, sehubungan hal tersebut diatas dalam rangka melaksanakan program pemerintahan dan pembangunan kita harus membuat perencanaan yang matang agar sasaran yang diharapkan dapat tercapai dengan baik hasilnya bisa dirasakan oleh segenap masyarakat.

Sebagaimana diamanatkan dalam Undang – Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional bahwa, pemerintah daerah wajib menyusun rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) yang berfungsi sebagai dokumen perencanaan daerah untuk periode satu tahun, yaitu tahun 2026, jadi pembangunan untuk 2025 musrenbangnya tahun 2024, perlu juga diketahui bahwasannya musrenbang tahun ini untuk tahun 2026.

Dan Undang – Undang tahun 2014 tentang pemerintahan daerah, bahwa sistim perencanaan pembangunan mencakup empat pendekatan, yaitu pendekatan tekdukatif, partisipatif (yang sekarang dilaksanakan), pendekatan politik (e-pokir) dan pendekatan bawah – atas, atas – bawah, buten up dan top down.

Kami sebagai lembaga legislstif yang menampung aspirasi masyarakat mempunyai kepentingan proses dan mekanisme perencanaan yaitu menyerap, menghimpun dan menindak lanjuti aspirasi masyarakat dengan skala prioritas yang dituangkan dalam pokok – pokok pikiran DPRD, sehingga apa yang direncanakan dapat menyentih langsung terhadap kepentingan masyarakat.

Selanjutnya Bupati Bandung yang disampaikan oleh Ketua Tim Musrenbang Kabupaten Bandung/Kadispora, sekaligus membuka Musrenbang, Erwin Rinaldi sampaikan, Musrenbang murapakan komitmen dan partisipasi bersama dalam mendukung terwujudnya masyarakat Kabupaten Bandung yamg jauh lebih Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis dan Sejahtera (BEDAS).

Oleh karena itu saya sampaikan beberapa hal sebagai berikut, pertama hari ini kita menyelenggarakan Musrenbang sebagai forum bagi pemangku kepentingan untuk bertisifasi aktif dalam perencanaan pembangunan daerah, ini menjadi hal yang sangat penting dalam rangka menjaring aspirasi dan kebutuhan masyarakat.

Yang kedua upaya dimulai dari kegiatan Rembug Bedas, sebagai salah satu wadah menampung aspirasi masyatakat, yang kemudian diteruskan musrenbang desa/kelurahan untuk dilakukan penajaman dan verifikasi dalam penyusunan skala prioritas, sehingga menghasilkan usulan yang memenuhi kriteria yang sesuai dengan prioritas pembangunan daerah.

Penyusunan RKPD 2026 ini, adalah masa transisi antara RPJMD 2021 – 2026 dengan RPJMD 2025 – 2030 yang akan disusun dengan mempedomani RPJPD 2025 – 2045, sehingga dalam menyusun kegiatan untuk tahun 2026 ini, selain tetap memperhatikan isu strategis dan permasalahan yang dihadapi di Kabupaten Bandung, juga memperhatikan visi dan misi Kabupaten Bandung tahun 2025 – 2030, yaitu “Terwujudnya Kabupaten Bandung Yang Lebih BEDAS Maju dan Berkelanjutan”, menuju “Indonesia Emas”.

Dengan adanya lima (5) misi, yang pertama. Meningkatkan kwalitas sumber daya manusia berakhlak dan berkarakter dengan didukung keberpihakan penguatan kesetaraan gender melalui pemberdayaan perempuan dan mendorong perlindungan bagi anak.

Yang kedua. Meningkatkan pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan serta mendorong ketahanan pangan melalui produksi pangan lokal yang berkelanjutan, Ketiga. Mengoptimalkan tata kelola pemerintahan yang baik guna mewujudkan pelayanan publik yang partisipatif, transparan dan akuntabel.

Ke empat. Meningjatkan kwalitas insfratruktur yang terintregrasi dan berwawasan lingkungan, dan yang ke lima. Menjaga stabilitas ketentraman dan ketertiban umum, ke lima misi tersebut diterjemahkan dengan 57 rencana aksi yang akan dilaksanakan dalam lima tahun kedepan.

Untuk itu kami sampaikan ucapan terimakasih pula kepada seluruh perangkat daerah camat beserta jajaran, serta seluruh masyarakat Kabupaten Bandung yang telah berspartisipasi aktif dalam pembangunan pada masa kepeminpinan saya sebagai Bupati Bandung periode pertama selama kurun waktu tiga tahun sepuluh bulan yang telah berhasil meraih capaian IPM 74,59 point, penurunan tingkat kemiskinan menjadi 6,19%, penurunan tingkat pengangguran terbuka 6,36% serta total apresiasi sebanyak 327 penghargaan, semoga capaian yang kita peroleh hari ini dibales Allah Subhannawata’alla.

 

 

 

Reporter : Den

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini