Tasikmalaya Ketikone — Memasuki hari ketiga libur Hari Raya Idulfitri, kawasan objek wisata Cipanas Galunggung masih menjadi magnet bagi wisatawan. Meski euforia libur Lebaran mulai berangsur menurun, kenyataannya arus kunjungan ke salah satu destinasi andalan di Tasikmalaya ini masih terbilang tinggi.Selasa 24 Maret 2026
Sejak pagi hari, antrean kendaraan roda dua maupun roda empat sudah terlihat memadati akses jalan menuju kawasan wisata. Kepadatan lalu lintas bahkan sempat tersendat di beberapa titik, seiring tingginya volume pengunjung yang datang silih berganti. Banyak di antara mereka merupakan wisatawan lokal maupun dari luar daerah yang memanfaatkan sisa masa liburan untuk berwisata bersama keluarga.
Suasana di area pemandian air panas Cipanas Galunggung pun tampak ramai. Pengunjung terlihat memadati kolam-kolam pemandian, bersantai, hingga menikmati panorama alam khas pegunungan Galunggung yang sejuk dan menyegarkan. Tak sedikit pula yang mengabadikan momen kebersamaan di tengah nuansa liburan yang masih terasa hangat.
Baca juga:PBB Kota Tasikmalaya Gelar Silaturahmi dan Konsolidasi, Targetkan 4 Kursi di Pemilu 2029
Pelaksana Tugas (Plt) Koordinator Wisata Cipanas Galunggung, Nana Juanda, menjelaskan bahwa dibandingkan hari pertama dan kedua Lebaran, jumlah pengunjung saat ini memang mulai menunjukkan tren penurunan. Namun demikian, angka kunjungan masih tergolong stabil dan belum mengalami penurunan signifikan.
“Memang ada penurunan dibanding hari sebelumnya, karena sebagian masyarakat sudah mulai bersiap kembali ke aktivitas kerja. Tapi sampai hari ini pengunjung masih terus berdatangan,” ujar Nana Juanda saat ditemui di lokasi.
Menurutnya, pola kunjungan wisatawan pada momentum Lebaran memang cenderung memuncak pada hari pertama hingga kedua, lalu perlahan menurun di hari-hari berikutnya. Meski begitu, Cipanas Galunggung tetap menjadi pilihan utama masyarakat untuk menghabiskan waktu libur, terutama bagi mereka yang belum sempat berwisata di awal Lebaran.
Baca juga:Pangdam III/Siliwangi Sambangi Kodim Tasikmalaya, Perkuat Kemanunggalan TNI dan Rakyat
Di sisi lain, terkait wacana pengelolaan objek wisata Cipanas Galunggung oleh pihak swasta, Kepala Bidang Pariwisata, Taufik S.E., M.Si., menyebutkan bahwa hal tersebut masih dalam tahap awal pembahasan. Ia menegaskan bahwa belum ada keputusan atau langkah konkret yang diambil dalam waktu dekat.
“Itu masih dalam pembahasan. Kami juga baru dilantik, jadi untuk pembahasan lebih lanjut belum sampai ke sana,” ungkap Taufik singkat.
Wacana pelibatan pihak swasta dalam pengelolaan destinasi wisata sendiri kerap menjadi sorotan, mengingat potensi besar yang dimiliki Cipanas Galunggung sebagai salah satu ikon wisata di Tasikmalaya. Diharapkan, jika terealisasi, pengelolaan yang lebih profesional dapat meningkatkan kualitas fasilitas dan pelayanan bagi pengunjung.
Baca juga:Wawalkot Tasik Diky Candra, Puji Aksi Sosial Remaja Masjid Thoriqussalam
Meski demikian, di tengah berbagai rencana dan dinamika pengelolaan, tingginya minat masyarakat untuk berkunjung menjadi bukti bahwa daya tarik Cipanas Galunggung tetap kuat. Keindahan alam yang berpadu dengan fasilitas pemandian air panas alami menjadikan kawasan ini sebagai destinasi favorit yang tak lekang oleh waktu.
Dengan masih ramainya kunjungan hingga hari ketiga Lebaran, para pengelola diharapkan terus meningkatkan pelayanan serta menjaga keamanan dan kenyamanan pengunjung, agar pengalaman berwisata tetap menyenangkan bagi semua kalangan.
Reporter: Dit




