Panwascam Margahayu Telah Melakukan Upaya Tindakan Pencegahan Pelanggaran

Panwascam Margahayu Telah Melakukan Upaya Tindakan Pencegahan Pelanggaran

Kab.Bandung Ketikone – Tahapan Kampanye pemilu tahun 2024 sudah dimulai sejak tanggal 28 November 2023, berdasarkan hasil pelaksanaan pengawasan oleh Panwaslu Kecamatan Margahayu dan Pengawas Pemilu Desa/Kelurahan.

Terhadap semua bentuk pelaksanaan kampanye yaitu tatap muka, pertemuan terbatas, serta kampanye dalam bentuk lain yang terlaksana antara tanggal 08 Januari 2024 sampai 14 Januari 2024, terdapat 22 kegiatan kampanye Partai Politik, Peserta Pemilu yang terdiri atas 7 kampanye calon anggota DPR RI, 6 calon anggota DPRD Provinsi dan 12 DPRD Kabupaten/Kota. Dengan berbagai Metode Kampanye yang dilakukan oleh Peserta Kampanye, baik berupa Pengawalan Konvoi di titik pemberangkatan kantor DPC NASDEM, peserta Rapat Umum NASDEM di tegalega (28/1/2024), Flashmob PKS dengan membagikan bahan kampanye kepada masyarakat yang melintas (10/12/2023).

Sejak awal tahapan kampanye, Panwas Kecamatan Margahayu menghibau kepada peserta pemilu dalam hal ini tim pemenangan caleg baik itu DPR RI, DPRD Provisinsi, DPRD Kabupaten maupun Calon Presiden dan Wakil presiden dalam pelaksanaan kampanye harus sesuai dengan aturan yang berlaku, terutama tidak melakukan money politik dan melibatkan anak berusia dibawah umur
dalam kegiatan kampanye.

Adapun Kegiatan kampanye di Kecamatan Margahayu, Panwaslu telah melakukan Tindakan Pencegahan Pelanggaran, terkait pembagian Sembako yang dilakukan oleh tim kampanye salah seorang calon legislative DPR RI dan DPRD Provinsi jawa barat kepada masyarakat sekitar. Dalam hasil investigasi yang dilakukan oleh Panwascam Margahayu Fauzan Sholahudin selaku Divisi penangan pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa(P3S) dan Sopyan selaku Pengawas Kelurahan/Desa Sayati. Relawan Caleg tersebut berdalih pembagian tersebut bukanlah kegiatan kampanye,, melainkan kegiatan amal memperingati ke-40 kemarian Almarhum keluarganya, namun Panwascam margahayu menemukan unsur kampanye dalam pembagian bingkisan berupa specimen surat suara dan sticker caleg DPR RI dan Caleg DPRD Provinsi Jawa Barat.

Maka dari itu Panwascam margahayu menghimbau serta memberhentikan kegiatan tersebut dikarnakan mengandung unsur Money politik berupa pembagian materi lainnya disertai bahan kampanye. “Kami tidak membatasi kegiatan Amal yang dilakukan oleh masyarakat, namun kami akan mencegah dan menghentikan Ketika kegiatan amal tersebut mengandung unsur kampanye berupa Sticker dan specimen surat suara” Ujar pak Fauzan Sholahudin.

.Panwaslu Kecamatan Margahayu menghimbau Ketika melaksanakan kegiatan amal untuk tidak disertai dengan bahan kampanye,
demi memastikan kelancaran pelaksanaan kampanye pemilihan umum yang berpegang pada ketentuan peraturan perundang- undangan, Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kecamatan Margahayu telah mengambil langkah pencegahan yang signifikan, tindakan tersebut mencakup penyampaian himbauan kepada seluruh peserta pemilu, pelaksanaan rapat koordinasi untuk menjamin netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN), Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan Kepolisian Republik Indonesia, (POLRI), serta pembuatan flyer sebagai sarana larangan kampanye negatif,, politik uang, dan penyebaran isu SARA melalui media sosial.

 

Reporter:Dk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *