Dapat Paket Umroh Dari Bupati Tasik, Tiga Tahun Tak Kunjung Berangkat

Dapat Paket Umroh Dari Bupati Tasik, Tiga Tahun Tak Kunjung Berangkat

Tasikmalaya Ketikone – Pemenang 1 Paket Umroh asal Kecamatan Taraju pada acara Hari Amal Bakti (HAB) tahun 2019 bertempat di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya waktu itu, sampai kini tidak ada kepastian.

Epi Susilawati (40) seorang Guru Pengajar di RA Al-Falah, Desa Taraju, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat mendapatkan 1 paket Umroh yang diberikan Bupati Tasikmalaya.

Epi Susilawati (40) sudah tidak terhitung berapa kali harus bolak-balik ke Gedung Bupati Tasikmalaya dan Kantor Kemenag Kabupaten Tasikmalaya untuk mencari informasi dan meminta kejelasan akan hadiah yang dirinya peroleh.

“Sudah tidak terhitung berapa kali saya kesana, mungkin puluhan kali, untuk mencari informasi dan meminta kejelasan akan hadiah umroh yang pak Bupati berikan waktu itu. Sebab sampai sekarang, saya tidak pernah diberangkatkan.”Ucap Epi Susilawati Seorang Pengajar di Taraju, Selasa (6/12/2022).

Epi Susilawati (40) didampingi suaminya Taufan (46) yang merupakan kurir pengantar paket jasa logistik dan Epi pun perlahan meneteskan air matanya.

Dia tidak kuasa menahan malu yang tidak terhingga dari masyarakat di lingkungannya serta rekan-rekan kerjasama sesama Guru RA Al-Falah.

Tentu, kerap kali ini dirinya pun harus memberi penjelasan manakala ditanya mengapa hingga kini dia belum juga diberangkatkan Umroh.

Dikatakan Epi, pada tahun 2019 lalu, tepatnya di acara Hari Amal Bakti (HAB) Kementrian Agama yang diselenggarakan Kemenag Kabupaten Tasikmalaya dia mendapatkan hadiah undian 1 Paket Umroh. Sontak dirinya kaget dan naik ke atas panggung.

“Kala itu, Pak Ade Sugianto Bupati Tasikmalaya secara langsung menyerahkan papan simbolis bertuliskan hadiah utama 1 Paket Umroh dari Bupati Tasikmalaya. Saya antara percaya dan tidak hingga menangis haru di atas panggung.”Tegasnya.

Kemudian, sepulang dari acara dan kembali ke kampungnya, dia dan suami pun membagikan kebahagiaan tersebut kepada para tetangga dan warga sekitar dengan menggelar acara pengajian atau syukuran. Bahkan tidak ketinggalan memotong tumpeng sebagai simbau kebahagian yang mereka terima.

Namun, sayangnya sekarang sudah 3 tahun lebih hingga sekarang tidak ada kepastian kapan dirinya akan berangkat. Dari panitia acara maupun pihak Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya pun tidak pernah ada informasi atau kepastian yang Epi terima. Meski pun dia mungkin telah puluhan kali datang kesana.

Diucapkan ibu anak 2 yang tinggal di Kampung Cinerang, RT06/RW04, Desa Taraju ini sebenarnya dia beberapa kali sempat bertemu dengan Bupati Ade Sugianto, dalam berbagai kesempatan acara atau kegiatan beliau.

Tetapi, dia seolah ragu untuk bertanya langsung kepada Bupati. Pasalnya, seolah tidak etis untuk mempertanyakan langsung akan hadiah yang telah ia terima dalam situasi dan momen berbeda.

“Alangkah baiknya panita menanyakan langsung kepada beliau. Saya memang beberapa kali bertemu beliau, namun saya rasa situasinya tidak tepat jika diluar lingkup kegiatan lain.”Ujar dia.

Sampai saat ini, belum ada jawaban dari pihak Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dan Bupati Tasikmalaya. Ataupun Kementrian Agama Kabupaten Tasikmalaya. Berdasarkan informasi, Hadiah berupa 1 Paket Umroh tersebut memang secara spontan disediakan oleh Bupati Tasikmalaya, Ade Sugianto pada tahun 2019.

Reporter:(Riz/Ditya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *