Agus Wahyudin Terpilih Ketua IPHI Kota Tasikmalaya

Agus Wahyudin Terpilih Ketua IPHI Kota Tasikmalaya

Kota Tasik Ketikone – Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, H. Agus Wahyudin ditetapkan sebagai Ketua Pengurus Daerah Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia Kota Tasikmalaya.

Pengangkatan ini sesuai dengan Surat Keputusan Pengurus Wilayah Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia Nomor : 025/S.Kep/PW-IPHI-JBR/1/2022. Dalam SK tersebut dikeluarkan karena berakhirnya masa bakti Pengurus Daerah Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia Kota Tasikmalaya.

Melalui SK tersebut, diharapkan secepatnya Menyusun Kepengurusan PD IPHI Kota Tasikmalaya selambat-lambatnya 14 hari sejak ditetapkannya keputusan ini, dengan komposisi minimal terdiri dari Ketua, Sekretaris dan Bendahara serta unsur lainnya yang relevan dengan tugas-tugas mendesak untuk penyiapan Musyawarah Daerah melalui konsolidasi internal dan koordinasi eksternal.

“Musyawarah Daerah Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia Kota Tasikmalaya selambat-lambatnya telah diselenggarakan tiga bulan sejak penetapan keputusan ini,” tulis H. Hendi Harubianadi, selaku Ketua PW IPHI Jawa Barat.

Ia menegaskan, dalam penyusunan kepengurusan PD IPHI Kota Tasik agar senantiasa berkonsultasi kepada Pengurus Wilayah IPHI Provinsi Jawa Barat.

“Pejabat Ketua PD IPHI Kota Tasikmalaya segera mengajukan kepengurusan PD IPHI Kota Tasikmalaya sesuai ketentuan pertama diatas, untuk dilakukan pelantikan,” ucap H. Hendi dalam SK tersebut.

Untuk diketahui, IPHI merupakan organisasi kebajikan yang bersifat independen, berakidah Islam, dan berasaskan Pancasila. IPHI berkedudukan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia meliputi daerah provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan kelurahan/desa, serta perwakilan di Luar Negeri.

Persaudaraan Haji atau IPHI merupakan wadah berhimpun para alumni haji dari seluruh wilayah Indonesia yang bersifat permanen dan terorganisasi dengan visi, misi, dan program yang jelas serta prinsip-prinsip keorganisasian dan kepemimpinan yang menjunjung tinggi nilai-nilai Islam dan nilai-nilai luhur budaya bangsa.

Setiap lima tahun sekali, IPHI melakukan evaluasi dan penyegaran organisasi secara demokratis di semua tingkat kepengurusan, baik yang terkait dengan program maupun kepemimpinan sesuai dengan tuntutan perkembangan masyarakat, sebagaimana diatur dalam Mukadimah serta Ketentuan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga IPHI.

Rep:Dit

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *